Jumat, 05 Juli 2013

sebait puisi dan sepenggal aspirasi


kebebasan = hutan rimba

atas nama kebebasan
 mereka menindas manusia lain
atas nama kebebasan
 mereka memperkosa alam
atas nama kebebasan
 mereka menelanjangi para wanita
atas nama kebebasan
 mereka rusak yang muda 
atas nama kebebasan
 mereka membodohohi yang tua 
atas nama kebebasan
 mereka permainkan Tuhan
atas nama kebebasan
 mereka ciptakan makanan neraka
atas nama kebebasan
 mereka kaburkan warna
...............................................
inikah yang namanya kebebasan???!!!


"hilang"

jika diam, aku hanya membuang waktu
jika ribut, hanya mengisi waktu
 tak bergerak juga tak berguna
 bergerakpun tak cukup
ketika semakin malam, cahaya mulai nampak
semakin terang justru membuat buta
 lelah, bosan, lelah dan bosan lagi
 berjalan lurus melewati persimpangan
ingin rasanya berbalik arah
dan mengubah suasana
 bergelut di ruang yang asing
ruang yang labil dan dinamis



RUANG ASPIRASI :

para koruptor seharusnya dihukum mati
karena lebih berbahaya dan merugikan dibanding teroris.

homo seksual dan sejenisnya lebih kotor dibanding najis
tak ada tempat untuk mereka dan sebaiknya diperbaiki atau dimusnahkan.

dunia hiburan, prostitusi, dan media adalah penghancur dan perusak moral.

tak ada kebenaran dan kesalahan dalam politik 
yang ada hanyalah pembenaran,
tak ada kawan maupun lawan dalam politik
yang ada hanyalah kepentingan.

dunia penuh dengan kepalsuan dan kebohongan
sejarah hanyalah skenario belaka

pemimpin harus "diktator" di satu sisi
dan harus "demokratis" di sisi yang lain

jika mau melihat kehidupan , lihatlah dari yang paling bawah
dan jika mau melihat kesuksesan, lihatlah dari cara kematian

kematian adalah hal yang pasti
tapi, cara mati adalah pilihan

 benar dan salah hanyalah anggapan orang banyak

manusia adalah mahkluk yang mudah bingung dan tersesat

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Bab yang hilang © 2008. Design By: SkinCorner